Bungo - Masjid Tarauyah Tanus, Kabupaten Bungo, Jambi, secara resmi melaksanakan musyawarah pembentukan kepengurusan baru Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) pada Rabu (10/6). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan ini menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan komitmen dalam memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pemberdayaan umat.
Dalam sambutannya, Ketua DKM periode 1985–2026, H. Syafarudin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah dan pengurus yang telah bersama-sama mengabdikan diri untuk kemajuan Masjid Tarauyah Tanus selama lebih dari empat dekade.
Beliau berharap kepengurusan yang baru dapat terus menjaga soliditas organisasi serta melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah dirintis.
"Kekompakan adalah kunci dalam memakmurkan masjid. Saya berharap pengurus yang baru dapat meneruskan pembangunan dan meningkatkan peran masjid di tengah masyarakat. Saya juga memohon maaf apabila selama masa kepengurusan terdapat kekurangan dan kekhilafan," ujar H. Syafarudin.
Melalui musyawarah tersebut, disepakati susunan kepengurusan baru sebagai berikut:
Ketua: H. Harri Yulian
Wakil Ketua: H. Jon Hendrik
Sekretaris: Arta Dinata, Abu Habibi
Bendahara: Bambang Abu Nadzifah
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua DKM, H. Harri Yulian menyampaikan komitmen untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Insya Allah, amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan. Apa yang telah dibangun oleh pengurus sebelumnya akan kami lanjutkan dan kembangkan demi kemakmuran Masjid Tarauyah Tanus," ujar H. Harri Yulian.
Fokus utama kepengurusan ke depan meliputi percepatan pembangunan masjid, penguatan dakwah sunnah di Kabupaten Bungo, optimalisasi pengelolaan sedekah, zakat, dan infak kaum muslimin, serta pengembangan program Rumah Tahfidz sebagai upaya mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, Masjid Tarauyah Tanus diharapkan semakin berperan sebagai pusat ibadah, pendidikan Islam, dan pelayanan sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta menjadi wadah yang mampu mempererat ukhuwah dan semangat gotong royong dalam membangun peradaban umat.