Berita Arab Saudi

OKI Kecam Serangan Drone Houthi ke Makkah dan Madinah

Deli Hermanto

Posted by: Deli Hermanto

17 September 2026 19:27 • 13 view

OKI Kecam Serangan Drone Houthi ke Makkah dan Madinah
Foto: The Organization of Islamic Cooperation condemns the Houthi attacks on Mecca and Medina

Riyadh — Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras dugaan serangan pesawat nirawak atau drone yang diklaim Arab Saudi menyasar wilayah Makkah dan Madinah. Riyadh menyebut serangan tersebut dilancarkan oleh kelompok Houthi dari Yaman, sementara Houthi membantah tuduhan telah menargetkan kota suci dan situs-situs suci Islam.


Dalam pernyataannya, Sekretariat Jenderal OKI menyatakan bahwa serangan terhadap tempat-tempat suci, masjid, dan fasilitas sipil merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan. OKI menilai aksi semacam itu bertentangan dengan nilai-nilai Islam serta norma dan hukum internasional.

ADVERTISEMENT


OKI juga menilai serangan tersebut berpotensi menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat sipil, mengancam kesucian tempat-tempat ibadah, serta memicu kemarahan umat Islam di berbagai belahan dunia.


Organisasi tersebut menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap kesucian tempat-tempat suci merupakan tindakan yang tidak dapat diterima maupun ditoleransi. OKI karena itu menyerukan langkah tegas untuk mencegah dan meminta pertanggungjawaban pihak yang terbukti berada di balik serangan tersebut.


OKI sekaligus menyatakan solidaritas penuh kepada Arab Saudi dan mendukung langkah-langkah yang diambil kerajaan untuk melindungi tempat-tempat suci dan warga sipil, serta menjaga keamanan dan kedaulatannya.


Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi mengumumkan telah mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang disebut diluncurkan oleh milisi Houthi ke arah Kota Suci Makkah. Insiden tersebut terjadi di tengah konflik berkepanjangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang berbasis di Yaman.


Juru Bicara Koalisi Pimpinan Arab Saudi, Turki al-Maliki, mengatakan Angkatan Udara Kerajaan Arab Saudi berhasil mengintersepsi drone tersebut sebelum memasuki wilayah udara terlarang pada Selasa malam, 15 September 2026.


Al-Maliki mengecam insiden itu dan menyebut serangan tersebut berpotensi menimbulkan ketakutan di kalangan jamaah serta membahayakan keselamatan warga sipil. Ia menegaskan bahwa keamanan Dua Masjid Suci dan keselamatan para jamaah merupakan garis merah yang tidak boleh dilanggar.


Otoritas Arab Saudi juga sempat mengaktifkan sistem peringatan keamanan di wilayah Makkah pada Selasa. Peringatan tersebut disebut sebagai yang pertama sejak upaya serangan serupa yang dikaitkan dengan Houthi pada 2017. Sistem peringatan keamanan juga sempat diaktifkan di wilayah Thaif dan Jeddah sebelum kemudian dicabut beberapa menit setelahnya.


Namun, kelompok Houthi membantah tuduhan tersebut. Dalam keterangan kepada kantor berita Yaman, SABA, sumber militer Houthi menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengancam Kota Makkah maupun situs-situs suci Islam lainnya.


"Kami membantah tegas adanya ancaman dari Yaman yang ditujukan ke Kota Makkah atau situs suci lainnya," kata sumber tersebut. Pihak Houthi juga menuduh klaim yang disampaikan Riyadh sebagai bentuk disinformasi.


Perbedaan klaim tersebut membuat pihak yang bertanggung jawab atas dugaan serangan masih menjadi bagian dari sengketa antara kedua pihak. Arab Saudi menyatakan drone tersebut berasal dari kelompok Houthi, sedangkan Houthi secara terbuka menyangkal telah menargetkan Makkah maupun tempat-tempat suci Islam.


Insiden ini terjadi dalam konteks konflik Arab Saudi dan Houthi yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade. Konflik tersebut meningkat sejak 2015 setelah Arab Saudi memimpin intervensi militer di Yaman menyusul pengambilalihan Sanaa oleh Houthi dan jatuhnya pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional.


Di tengah eskalasi tersebut, keamanan Makkah dan Madinah menjadi perhatian utama karena kedua kota tersebut merupakan lokasi Dua Masjid Suci, yakni Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, yang memiliki kedudukan sangat penting bagi umat Islam di seluruh dunia.


Sumber : https://www.una-oic.org/en/general-secretaries/2026/09/16/The-Organization-of-Islamic-Cooperation-condemns-the-attack.-b/

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel, Daftar Jadi Kontributor, Klik : Register

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Ahlan Wa Sahlan...

Dapatkan akses fitur lengkap dengan login atau mendaftar akun baru.

Daftar Sekarang