Palestina

Pengeboman Israel di Gaza Hasilkan 33, 2 Juta Emisi Gas

Logo

Posted by: Niesky H.P

09 June 2026 12:42 WIB โ€ข 590 view

Pengeboman Israel di Gaza Hasilkan  33, 2  Juta Emisi Gas
Foto: ilustrasi pemboman di Gaza ( Foto By Ai )

Pemboman yang dilakukan Zionis Israel di Gaza sejak beberapa tahun ini membuat emisi karbon bertambah besar.


Seperti dilansir RT Arabic, pada Kamis (04/06/2026) emisi karbon yang dihasilkan dari pemboman Israel di wilayah tersebut diperkirakan mencapai 33,2 juta ton setara karbon dioksida.


ADSPromosikan Video Profil Sekolah, Informasi PPDB, Yayasan, Lembaga, Usaha, Bisnis, Produk di Moslem Today TV Channel, KLIK DISINI

Biro Pusat Statistik Palestina dalam pernyataan bersama dengan Otoritas Kualitas Lingkungan, pada hari Kamis, menyebutkan bahwa emisi karbon akibat serangan Israel di Jalur Gaza mencapai 33,2 juta ton. Angka tersebut dinilai sangat besar dan setara dengan total emisi tahunan beberapa negara.

Biro Statistik menjelaskan dalam pernyataan yang bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bahwa emisi tersebut setara dengan polusi yang dihasilkan oleh sekitar 7,6 juta mobil berbahan bakar bensin dalam satu tahun penuh, serta jumlah yang dapat diserap oleh hutan seluas 133 ribu kilometer persegi dalam satu tahun.


Disebutkan bahwa dampak ekologis ini terbagi antara operasi militer langsung yang menghasilkan sekitar 1,9 juta ton emisi, serta โ€œbiaya karbonโ€ sebelum dan sesudah konflik, termasuk pengangkutan puing dan proses rekonstruksi bangunan serta rumah yang hancur.


Selain itu, lembaga tersebut juga menyoroti kerusakan jaringan air di Gaza menyebabkan kenaikan tajam harga air, khususnya air yang didistribusikan menggunakan truk tangki.


Harga satu meter kubik air dilaporkan naik menjadi sekitar 211 shekel pada 2025, dibandingkan 30 shekel pada 2023, yang menunjukkan memburuknya krisis air dan meningkatnya beban ekonomi masyarakat.


Sementara itu, Gaza juga mengalami hampir runtuhnya sistem sanitasi akibat kerusakan lebih dari 90 persen infrastruktur, hancurnya seluruh instalasi pengolahan limbah, serta rusaknya jaringan dan 47 stasiun pompa.


Dengan terus terputusnya listrik dan bahan bakar, layanan sanitasi berhenti total, menyebabkan limbah mengalir ke jalan-jalan, meningkatkan risiko lingkungan dan kesehatan, serta memicu penyebaran penyakit.

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!