RIYADH โ Mufti Agung Arab Saudi, Syekh Dr. Saleh bin Fauzan Al-Fauzan, mengecam serangan milisi Houthi terhadap fasilitas sipil dan orang-orang yang hendak mengunjungi Masjidil Haram di Makkah serta Masjid Nabawi di Madinah. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan kejahatan besar yang diancam dengan azab pedih oleh Allah SWT.
Syekh Saleh bin Fauzan Al-Fauzan, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Ulama Senior Arab Saudi serta otoritas penelitian ilmiah dan fatwa, menyebut penyerangan terhadap fasilitas sipil dan hilangnya nyawa orang-orang yang tidak bersalah sebagai tindakan yang sangat tercela.
Ia menekankan bahwa sasaran serangan tersebut, termasuk para jemaah yang menuju dua masjid suci umat Islam, menjadikan tindakan itu sebagai pelanggaran berat yang tidak dapat dibenarkan.
Dilansir dari Harian Sabq, Senin (12/10/26), Syekh Saleh mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qurโan, Surah Al-Hajj ayat 25, yang memperingatkan tentang ancaman azab bagi orang-orang yang melakukan penyimpangan dan kezaliman di Masjidil Haram.
โBarang siapa bermaksud melakukan kejahatan secara zalim di dalamnya, niscaya akan Kami rasakan kepadanya siksa yang pedih.โ (Q.S. Al Hajj : 25).
Ia juga mengutip sabda Rasulullah ๏ทบ mengenai Madinah: โBarang siapa menghendaki keburukan terhadap penduduknya, Allah akan melarutkannya sebagaimana garam larut dalam air.โ
Menurut Syekh Saleh, sejarah menunjukkan bahwa pihak-pihak yang menempuh jalan kejahatan dengan menargetkan tempat-tempat suci dan orang-orang yang hendak beribadah pada akhirnya menghadapi kehancuran dan akibat yang buruk.
Ia pun berdoa agar Allah SWT menghentikan kejahatan kelompok tersebut, melindungi Kerajaan Arab Saudi, serta menjaga seluruh negeri kaum Muslimin.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya menjaga keselamatan warga sipil dan para jemaah yang mengunjungi tempat-tempat suci umat Islam, sekaligus menolak segala bentuk serangan yang mengancam nyawa manusia dan keamanan kawasan suci.
Sumber : https://sabq.org/article/ijei0q7